Malam Puncak Maulid Pusaka di Cimahi, Menyemai Cinta kepada Nabi Muhammad
BANDUNG - Rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW selama 40 malam mencapai puncaknya melalui kegiatan Maulid Pusaka yang digelar di Masjid Al Munawaroh, Cimahi, Jawa Barat, Senin (24/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung selepas salat Isya, sekitar pukul 19.45 WIB, dihadiri jamaah serta sejumlah ulama dan tokoh agama. Acara berlangsung hingga selesai dalam suasana penuh kekhidmatan.
Peringatan Maulid Nabi kali ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kembali kecintaan umat kepada Nabi Muhammad SAW.
Sejumlah ulama turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Al-Habib Ahmad Kazim bin Luqman Al-Kaff, pimpinan Majelis Sayyidul Wujud, serta KH Fadel Abdullah Al Mubibb, pimpinan Majelis Taklim Ratib Al Attas Bandung.
Rangkaian kegiatan selama 40 malam bersama para habib, ulama, dan umara di wilayah Cimahi dan Bandung, Jawa Barat, menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi keagamaan sekaligus memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat.
Maulid Pusaka tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi ajakan kepada umat untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai kasih sayang, persaudaraan, kejujuran, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama dinilai tetap relevan untuk diterapkan di tengah kehidupan masyarakat saat ini.
Peringatan Maulid juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, berselawat, mendengarkan tausiah, sekaligus mempererat hubungan antara ulama, umara, dan jamaah.
Dengan berakhirnya rangkaian 40 malam tersebut, Maulid Pusaka diharapkan tidak berhenti sebagai perayaan tahunan. Nilai dan pesan yang disampaikan diharapkan dapat diwujudkan melalui perilaku serta kehidupan sosial masyarakat.
Pada akhirnya, kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW bukan hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui upaya mengikuti ajaran dan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.