ASN Muda Kabupaten Tasikmalaya, Lahirkan Inovasi Digital dan Sabet Juara 1 ASN Berprestasi 2026
Tasikmalaya - Nadi, S.AP, Penelaah Teknis Kebijakan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, dinobatkan sebagai Juara 1 kategori The Future Leader dalam ajang Seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) Berprestasi di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026.
Ajang tahunan ini diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tasikmalaya dan mempertandingkan tiga kategori, yaitu ASN Inovatif, ASN Inspiratif, dan The Future Leader. Ketiga kategori tersebut menilai capaian kinerja, inovasi, serta jiwa kepemimpinan ASN muda yang berkontribusi nyata bagi pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan daerah.
Penghargaan bagi para pemenang diserahkan langsung oleh Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., pada rangkaian Upacara Peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tasikmalaya yang berlangsung pada 26 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah atas kinerja, inovasi, dan pengabdian yang ditunjukkan para ASN dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Pada kategori The Future Leader, Nadi dinilai unggul berkat karya inovasinya yang bertajuk SOMÉAH,singkatan dari Sistem Online Kerja Sama Daerah. Platform digital ini dikembangkan untuk menjawab persoalan tata kelola kerja sama daerah yang selama ini masih dilakukan secara manual dan masih fragmentatif. Melalui SOMÉAH, seluruh proses pengelolaan kerja sama daerah, mulai dari inisiasi, pendataan, pemantauan tindak lanjut, hingga pengajuan kerja sama, kini terintegrasi dalam satu sistem digital
yang dapat diakses secara terbuka melalui situs resminya.
Menariknya, nama SOMÉAH diambil dari kata dalam bahasa Sunda yang berarti ramah dan bersahabat, merujuk pada falsafah “Soméah Hadé ka Sémah” yang menjadi nilai luhur masyarakat Sunda dalam menyambut dan memperlakukan setiap orang dengan baik. Filosofi ini turut diusung sebagai semangat platform yang dirancang terbuka dan mudah diakses oleh siapa pun, baik Perangkat Daerah, calon mitra
kerja sama, maupun masyarakat umum.
Yang menarik, Nadi bukanlah seorang programer maupun ahli teknologi informasi. Ia mengawali gagasan SOMÉAH hanya bermodalkan kegelisahan melihat pengelolaan kerja sama daerah yang masih manual, lalu menuangkan idenya ke dalam rancangan desain tampilan sederhana.
Dari rancangan itu, ia menggerakkan dan mengajak rekan-rekan dilingkungan kerjanya beserta tenaga ahli IT untuk bersama-sama mewujudkan gagasannya menjadi sebuah sistem yang benar-benar berfungsi dan kini digunakan secara resmi.
Kisah ini menunjukkan bahwa lahirnya sebuah inovasi tidak selalu berawal dari keahlian teknis semata, melainkan
dari keberanian mengambil inisiatif, kejelian membaca masalah, serta kemampuan menggerakkan dan mengajak orang lain untuk mewujudkan sebuah visi bersama.
Kehadiran SOMÉAH dinilai memberikan dampak nyata terhadap efisiensi kerja Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, terutama dalam mempercepat proses administrasi kerja sama, memperkuat transparansi informasi bagi calon mitra, serta memudahkan pengambilan keputusan melalui dashboard data yang tersaji secara real-time. Torehan ini menjadikan Nadi salah satu wajah muda ASN Kabupaten Tasikmalaya yang dinilai memiliki visi kepemimpinan dan orientasi hasil yang kuat.
“Penghargaan ini saya maknai sebagai amanah dan hasil kerja bersama, bukan sekadar pencapaian pribadi. Semoga SOMÉAH dapat terus bermanfaat dan mendorong semakin banyak ASN untuk berani menghadirkan solusi bagi persoalan pelayanan di lingkungan kerja masing-masing,” ujar Nadi menanggapi pencapaiannya.
Prestasi ini menambah panjang daftar capaian ASN muda Kabupaten Tasikmalaya yang terus didorong oleh Pemerintah Daerah untuk tumbuh menjadi pemimpin masa depan birokrasi yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.